Showing posts with label Battery Charger. Show all posts
Showing posts with label Battery Charger. Show all posts

Tuesday, February 7, 2017

Jual Dioda Baut (Rectifier Stud) Untuk Battery Charger

Jumpa Lagi!
Agan semua, berhubung sudah beberapa kali beberapa teman bertanya cara membuat setrum aki yang bagus, maka kali ini Fatih Battery ingin berbagi pengalaman bagaimana merancang bangun sebuah Battery Charger / alat setrum aki yang tangguh.

Sekedar membuka memori lama, awal-awal Fatih Battery membangun alat setrum aki dengan pengetahuan yang sekedarnya, sisa-sisa pelajaran elektronika ketika duduk di bangku SMP N 1 Purwodadi dengan Guru Tercinta, Bapak Ely.

Setelah alat selesai dibangun dan dipraktekkan untuk mencharge aki, ternyata hanya mampu untuk melayani setrum aki dengan kapasitas kecil dan itupun tidak bisa untuk melayani untuk jumlah banyak. Hal ini dikarenakan, diode yang terpasang MELEDAK! Ya benar, dioda yang dibeli di toko elektronika di Purwodadi nggak ada yang mampu dilewati arus lumayan besar dalam waktu yang lama.

Cari-cari ilmu lagi deh!
Akhirnya ketemu dioda yang memang diperuntukan arus besar dan tegangan tinggi, yaitu pake Rectifier Stud atau lebih kita kenal dengan DIODA BAUT, meski ada juga yang menamakannya dioda mur.
Tampilan dioda seperti ini gan.
Apapun sebutannya, yang jelas saat ini Fatih Battery menggunakan dioda tersebut dan Alhamdulillah, awet bertahun-tahun.

Jual Dioda Baut (Rectifier Stud) Untuk Battery Charger
Nah, bagi anda yang juga mau membuat usaha setrum aki, Fatih Battery sarankan untuk memakai Dioda Baut (Rectifier Stud) untuk battery chargernya. Agan yang belum tahu beli dimana, ini Fatih Battery berikan link orang tempat Fatih Battery Setrum Aki Purwodadi dulu membelinya. Namanya Bapak Jamal, beliau tinggal di Surabaya. Klik sini saja gan. InsyaaAllah Fast Response, paling tidak berdasarkan pengalaman pribadi. :) Bisa juga hubungi nomor hp nya, nol813-3274-661satu.

Selain Jual Dioda Baut (Rectifier Stud) Untuk Battery Charger, kayaknya beliau juga melayani pembelian komponen yang lain. Wajarlah, tinggal di Surabaya sih, pusat macam-macam banrang yang macam-macam. :)

Oke selamat mencoba.

Thursday, October 8, 2015

Membuat Alat Setrum Aki Otomatis ala Fatih Battery Toko Aki Purwodadi



Sahabat Fatih Battery Toko Aki Purwodadi yang budiman, tulisan kali ini merupakan kelanjutan tidak langsung dari tulisan-tulisan saya sebelumnya. Baik itu tentang cara membuat alat setrum aki sederhana, menggunakan cas aki parallel atauseri, juga cara menggunakan alat setrum aki. Ya, kali ini saya ingin berbagi cara membuat alat setrum aki otomatis.
Pada session sebelumnya tentang cara membuat battery charger sederhana, sudah saya berikan skema sederhananya, yang hanya terdiri dari transformator atau trafo dan diode brigde. Ada yang dirasakan kurang dalam rangkaian tersebut. Karena kita seringkali menginginkan yang serba otomatis kan? :) Kita akan semakin mengalami masalah ketika kita menggunakan setrum aki parallel dengan trafo yang besar, semisal 50 Ampere. Arus sebesar itu sangat terlalu besar untuk sebuah aki. Karenanya diperlukan sebuah pengendali arus keluarannya.
Dari usaha googling dengan keyword rangkaian setrum aki otomatis atau dengan keyword automatic battery charger, akan kita temui banyak skema rangkaian dari yang sederhana sampai dengan yang sangat rumit. (dan saya tidak paham yang rumit - rumit … hehehe…). Dari skema – skema itu kita bisa menentukan pilihan sendiri, mau pilih yang mana?
Kalau saya sendiri, memilih skema rangkaian setrum akai otomatis yang sederhana, tetapi maksimal dan tepat guna. Rangkaian yang saya pilih adalah dari accubatt.com sebagai berikut.



Dari skema di atas bisa kita lihat, komponen intinya ada pada; trafo, diode, dan SCR / triac. Trafo sebagai penurun tegangan, (rectifier) diode sebagai penyearah, dan scr sebagai regulator arus listrik. Dengan ketiga komponen dasar tersebut, kita bisa menggunakan trafo dengan kapasitas besar seperti 50 Ampere. Kita tinggal menyesuaikan dengan ukuran diode dan SCR. Semakin besar tarfo yang kita gunakan maka diode dan scr juga harus semakin besar. Contohnya; trafo 50ampere menggunakan diode 70HF120 dan SCR 80RIA120.
Demikian tulisan Fatih Battery Toko Aki Purwodadi tentang cara membuat setrum aki otomatis, semoga bermanfaat.

Wednesday, October 7, 2015

Tips Fatih Battery Toko Aki Purwodadi Memilih Cas Aki dengan Paralel atau Seri?



Beberapa waktu ini muncul pertanyaan dari Sahabat Fatih Battery Toko Aki Purwodadi tentang penggunaan Battery Charger atau Cas Aki. Mereka bertanya bagaimana cara menggunakan Parallel Battery Charger? Juga bertanya bagaimana cara menggunakan Serial Battery Charger? Selain itu juga bertanya sebaiknya menggunakan cas aki parallel atau seri? Pada tulisan kali ini, Fatih Battery Toko Aki Purwodadi ingin mengulas tentang tips memilih cas aki dengan parallel atau seri?
Untuk menentukan pilihan menggunakan Parallel Battery Charger atau Serial Battery Charger, maka kita perlu mengetahui kelemahan dan kelebihan masing-masing jenis battery charger. Oke langsung saja kita bahas.

Contoh Battery Charger Otomatis


Kelebihan dan kelemahan Cas Aki Seri adalah sebagai berikut. Kelebihan Cas Aki Seri adalah hanya membutuhkan cas aki dengan kapasitas relatif kecil, cukup dengan kapasitas 10 ampere atau 15 ampere. Kita cukup menggunakan kabel jumper dengan ukuran kecil, karena arus listrik yang mengalir kecil. Kesemuanya tersebut membutuhkan biaya yang relatif murah. Adapun kelemahan cas aki seri adalah, semakin banyak aki yang kita cas, maka kita membutuhkan tegangan yang semakin tinggi. Ambil contoh, kita menge-cas masing-masing dengan 14 volt. Maka untuk men-cas 10 aki kita menggunakan 14 x 10 = 140 volt. Dengan tegangan 140 volt, cukup membuat kita terpental jika tidak hati-hati. Dan jika kita tidak hati-hati dalam menentukan tegangan dan jumlah aki, maka sangat berbahaya bagi aki karena dapat menjadikan aki meledak.
Kelebihan dan kelemahan Cas Aki Paralel. Kelebihan cas aki parallel adalah kita hanya bermain di tegangan rendah, sekitar 14 volt, yang tidak membahayakan diri kita dan tidak membahayakan bagi aki. Adapun kelemahan cas aki parallel adalah kita membutuhkan cas aki dengan kapasitas besar. Contohnya jika kita men-cas setiap aki dengan 5 ampere, maka untuk men-cas 10 aki kita membutuhkan cas aki dengan kapasitas 50 ampere. Cas aki 50 ampere harganya mahal dan dibutuhkan kabel dengan ukuran besar untuk menghubungkan setiap aki. Selain itu, jika cas aki 50 ampere digunakan hanya untuk 1 aki, tidak baik untuk aki. Hal ini bisa diatasi dengan Automatic Battery Charger yang juga sudah dibahas.
Nah, demikian tadi uraian cara memilih cas aki dengan parallel atau seri. Semua tergantung pada Sahabat Fatih Battery Toko Aki Purwodadi. Semoga bermanfaat dan Selamat memilih!

Berikut adalah video Cas Aki menggunakan hubungan Paralel.


Monday, October 5, 2015

Cara Setrum Aki Menggunakan Sepeda Motor



Terdengar aneh, tapi itulah yang terjadi pada beberapa waktu lalu, ketika Fatih Battery si Dokter Aki menemui seorang konsumen baru. Sebut saja mas Anu. Berikut ceritanya.
Mas Anu datang ke tempat praktek Dokter Aki dan berkata ingin men-cas akinya yang baru dibeli. Aki yang dibawa adalah aki ukuran 10Ah. Kemudian mas Anu menanyakan biaya setrum aki untuk aki-nya. Tanpa pikir panjang saya pun menjawab, cukup sepuluh ribu saja mas. Wah kok mahal mas? Tanya mas Anu. Apa ndak 5000 saja? di sana tadi, di tempat dukun aki cuma 7500 rupiah kok, makanya saya pindah ke sini. Saya pun menjawab, Kalau mau 5000 ya tidak apa-apa, tapi biaya setrum aki terbaru menurut primbon saya adalah 10.000 rupiah mas.
Perbincangan kurang bermutu pun berlanjut. Mas, kalo membuat alat setrumaki sendiri mahal ndak sih mas? Saya pun mejelaskan, ya tergantung dengan kapasitasnya mas. Semakin besar kapasitas alat setrum aki, semakin mahal biaya untuk membuatnya, karena harga komponennya pun semakin mahal. Mas Anu pun semakin terlihat sedih. Mas, kalau aki motor itu kok bisa nyetrum sendiri ya mas? Kira-kira aki saya ini (10 Ah) bisa saya setrum pakai motor ndak ya? Dengan tegas saya jawab, Bisa! (aneh-aneh saja ini mas nya).
Wajahnya terlihat agak sumringah. Trus bagaimana cara setrum aki menggunakan sepeda motor mas? Gampang saja tho mas Anu. Caranya, sambungkan kabel-kabel pada aki motor dengan aki anda. Kabel positif dengan positif, biasanya berwarna merah. Kabel negatif dengan kabel negatif, biasanya berwarna hitam. Kemudian anda gas motor anda sampai kemudian aki anda ini jadi penuh. Gitu aja mas Anu. Gampang kan? Mas Anu pun semakin bahagia. Wah, hanya begitu ya mas? Kalau begitu, saya tidak jadi setrum aki mas, akan saya setrum sendiri saja pakai motor.
Dan saya pun hanya bisa tersenyum (ini orang, sakit kali ya?). Dan buat anda semua, jangan pernah mencobanya ya. Semoga bermanfaat.

Monday, March 16, 2015

Cara Men Jumper Aki Mobil Double menurut Fatih Battery Toko Aki Purwodadi

Salam buat saudaraku semua. Mungkin anda pernah mengalami mobil anda tiba-tiba macet karena aki drop? Kemudian tiba-tiba ada malaikat penolong datang memberikan bantuan untuk men jumper aki agan dengan aki mobil miliknya. Ceile mantap bener! Bagaimana cara men jumper nya?
Tulisan kali ini adalah lanjutan dari tulisan pertama Cara Menjumper Aki Kendaraan yang sudah Fatih Battery Toko Aki Purwodadi sampaikan sebelumnya.
Jika sebelumnya aki yang digunakan mobil hanya satu buah. Sekarang, bagaimana cara men jumper aki mobil yang menggunakan double aki. Misalnya truck engkel (truk kecil) yang biasanya menggunakan 2 buah aki 55 Ah, atau bisa juga di atasnya.
Sebagai jawabannya,
Berikut ini adalah skema cara men jumper aki double kendaraan anda yang drop.

Penjelasan :
Kendaraan menggunakan 2 aki seperti gambar di atas, berarti kelistrikannya menggunakan tegangan 24 Volt. (Nah, masalah kendaraan seperti ini, Fatih Dokter Aki harus berguru kepada ahlinya deh).
Secara sederhana, aki dipasang secara seri, artinya 12 Volt + 12 Volt = 24 Volt. Jika kedua aki dipasang secara paralel, besar tegangannya tetap 12 Volt, hanya besar arus listrik nya yang bertambah.

Nah, dengan dasar sederhana tersebut, maka ketika kita ingin men jumper aki mobil double, dapat dilakukan seperti diagram di atas. Penambahan aki bantuan tidak akan merubah besar tegangan yang dihasilkan.

Demikian tadi penjelasan dari Fatih Battery Toko Aki Purwodadi semoga bermanfaat.
Wassalam

Cara men Jumper Aki Kendaraan (1) ala Fatih Battery Toko Aki Purwodadi

Salam.
Tengah siang beberapa hari yang lalu, Fatih Battery Toko Aki Purwodadi ditelpon salah seorang pelanggan. Beliau menanyakan tentang bagaimana cara men jumper aki mobil nya yang tekor di perjalanan dengan aki yang masih baik.
Dari sini Fatih Battery Toko Aki Purwodadi berusaha memberikan jawaban yang paling tepat di dalam keadaan yang terfefet. Hehehe, bercanda. Secara umum ada beberapa jenis penggunaan aki dalam kendaraan yang ada di sekitar kita ini. Meskipun sebenarnya banyak sekali jenis aki  menurut tegangan yang dikeluarkan. Ada 6 Volt, 12 Volt, 24 Volt, dan seterusnya.
Pertama, kendaraan yang menggunakan aki single. Dalam hal ini, berarti tegangan yang digunakan adalah 1 x 12 volt. Nah, berikut ini adalah diagram cara men jumper aki mobil yang drop.

Penjelasan : Spertinya tidak memerlukan penjelasan kan? Sederhana saja, kedua aki disambungkan secara paralel. Kutub positif disambungkan dengan positif, demikian juga kutub negatif dihubungkan dengan negatif.
Yang perlu menjadi catatan adalah ketika men jumper, gunakan kabel yang cukup besar, agar tidak terbakar. Terutama jika aki yang digunakan adalah aki ampere besar.

Nah, demikian penjelasan sederhana dari Fatih Battery Toko Aki Purwodadi Semoga bermanfaat.

Untuk jenis kedua, bisa dibaca di Cara men Jumper Aki Mobil Double.

Wassalam

Sunday, February 8, 2015

Membuat Battery Charger Sederhana

Kalau kita mencoba untuk googling tentang cara membuat alat setrum aki atau battery charger, tentunya akan sangat banyak sekali kita dapatkan teori maupun gambarnya, dari yang sederhana hingga yang rumit. Dari yang konvensional sampai dengan otomatic battery charger, berjalan secara otomatis. Dari tipe seri hingga tipe paralel. Semua ada. Tinggal kita mau yang mana?
Nah, dari sekian banyak alat setrum aki yang kita lihat tersebut, pada dasarnya memiliki satu kesamaan, yaitu merubah tegangan 220 dari sumber listrik AC menjadi tegangan 13,5 - 15 volt tegangan DC.
Karenanya, kita pun bisa membuat battery charger sederhana sendiri di rumah. Adapun komponen elektronik yang kita butuhkan juga sangat sederhana.
  1. Step-down Tranformator (trafo 20 Ampere)
  2. Dioda Bridge 35 Ampere
  3. Kabel
Fungsi trafo step down adalah untuk menurunkan tegangan dari sumber listrik PLN yang besarnya berkisar 220 Volt menjadi 13, 5 volt atau 15 volt. Tetapi pada umumnya trafo yang dijual dipasaran hanya memberikan beberapa pilihan tegangan output diantaranya 12 volt dan 15 volt. Maka sebaiknya kita pilih yang output 15 volt.
Fungsi dioda adalah untuk merubah tegangan AC (bolak-balik) menjadi tegangan DC (searah). Pilihlah ukuran dioda diatas ukuran trafo. Misalkan trafo yang kita gunakan 20 ampere, maka sebaiknya gunakan dioda 35 ampere atau di atasnya lagi.
Lalu kenapa memilih dioda bridge? Ini alasan sederhana, karena dioda bridge adalah gabungan dari 4 dioda, yang kita tidak perlu merangkainya sendiri.

Rangkaian sederhana alat setrum aki adalah sebagai berikut.


Sangat sederhana bukan? Selamat merangkai sendiri alat setrum aki anda. Dan gunakan dengan berhati-hati dalam men-charge battery kendaraan anda. Sebagai bahan panduan anda bisa membaca artikel cara menggunakan battery charger secara seri.
Semoga bermanfaat.

Cara Menggunakan Paralel Battery Charger menurut Fatih Battery Toko Aki Purwodadi

Sebagai kelanjutan dari postingan Fatih Battery Toko Aki Purwodadi sebelumnya, yaitu cara menggunakan battery charger secara seri, kali ini Fatih Battery Toko Aki Purwodadi ingin berbagi sedikit pengetahuan yang saya miliki tentang cara menggunakan Battery Charger Secara Paralel.
Cara menggunakan Battery Charger Secara Paralel adalah sebagai berikut.
Kutub positif aki pertama dihubungkan dengan kutub positif aki ke-dua, dan juga kutub positif aki ke-tiga. Sedangkan kutub negatif aki pertama dihubungkan dengan kutub negatif aki kedua dan aki ketiga, demikian seterusnya sehingga jumlah aki yang akan kita setrum. Kemudian kutub positif aki pertama kita hubungkan dengan sumber positif dari battery charger, demikian juga kutub negatif aki pertama kita hubungkan dengan sumber negatif battery charger.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar menggunakan paralel battery charger berikut ini.


Yang perlu kita perhatikan di sini adalah besar arus yang dikeluarkan oleh alat setrum aki kita. Arus yang keluar dari battery charger harus sesuai dengan besar battery yang kita charge.  Biasanya pada aki sudah tercantum besar arus dalam satu jam yang dapat dihasilkan aki tersebut, misalnya, aki motor tertulis 5 Ah, ini berarti aki tersebut menghasilkan arus 5 ampere dalam 1 jam. Sehingga jika kita ingin men-charge aki tersebut dibutuhkan arus dari battery charger sebesar 0,1 x 5 = 0,5 ampere. Dan pengecesan dilakukan selama 10 jam.
Hal ini berlaku kelipatan dari jumlah aki yang akan kita charge. Untuk mencharge 3 aki masing-masing 5 Ah, maka dibutuhkan arus dari battery charger sebesar 1,5 ampere.
Dan yang sangat perlu diperhatikan, hindari men-charge aki motor dengan aki mobil secara bersamaan. Karena meskipun secara teori tidak bermasalah, tetapi sebagai langkah berjaga-jaga, lebih baik kita hindari.
Oke demikian cara menggunakan parallel Battery menurut Fatih Battery Toko Aki Purwodadi, semoga bermanfaat.

Berikut video tutorialnya.


Cara Menggunakan Battery Charger Secara Seri

Postingan saya kali ini akan membahas tentang cara menggunakan battery charger yang kita punya untuk mencharge atau men-ches beberapa aki yang lagi tekor.
Salah satu cara adalah dengan metode sambungan seri. Aki atau battery kita hubungan secara seri dengan alat setrum aki kita. Bagaimana caranya? Kutub positif aki pertama dihubungkan dengan sumber positif battery charger. Kutub negatif aki pertama kita hubungkan dengan kutub positif aki kedua. Kutub negatif aki ke-dua dihubungkan dengan kutub positif aki ketiga. Begitu seterusnya, hingga kutub negatif aki terakhir kita hubungkan dengan sumber negatif battery charger kita.

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat skema Seri battery charger berikut ini.


Yang perlu diperhatikan dengan seksama, cieleh... yaitu besar tegangan yang digunakan. Voltase dari battery charger harus sesuai dengan jumlah aki yang kita setrum. Untuk satu aki, besar tegangan berkisar 13,5 Volt sampai dengan 15 Volt. Sehingga kalau kita ingin men-charge 2 aki, kita membutuhkan tegangan sebesar 2 x 13,5 = 27 volt, demikian seterusnya.
Demikian postingan sederhana tentang cara men-setrum aki secara seri. Ada baiknya juga dibaca artikel tentang Cara menggunakan Paralel Battery Charger.
Semoga bermanfaat.

Free xml sitemap generator